Penganggaran Pemerintah Daerah dan Dampaknya pada Pelayanan Publik

Penulis

  • Leni Marlina Akademi Bisnis Lombok Penulis
  • Qais Ainu Rahmatika Akademi Bisnis Lombok Penulis
  • Sinardi Akademi Bisnis Lombok Penulis
  • Lalu Sahril Hamdani Akademi Bisnis Lombok Penulis
  • Lila Alwyah Penulis https://orcid.org/0000-0003-2849-8333

Kata Kunci:

local government budgeting, APBD, public services, fiscal decentralization, governance.

Abstrak

This study examines the influence of local government budgeting on the quality of public services in Indonesia within the framework of fiscal decentralization. Using a qualitative descriptive phenomenological approach, this research analyzes the dynamics of planning, allocation, and realization of Regional Revenue and Expenditure Budgets (APBD) in three districts with differing levels of fiscal capacity over the period 2019–2025. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, focus group discussions, and analysis of APBD documents and the Community Satisfaction Index (IKM). The findings indicate that APBD structures remain heavily dominated by central government transfers, resulting in high fiscal dependency, with personnel and operational expenditure proportions exceeding ideal thresholds while capital expenditure for public services remains relatively low. Budget allocation patterns are not fully aligned with actual community needs, particularly in regions with low locally-generated revenue, thereby creating disparities in public service quality across regions. Low budget absorption efficiency, limited transparency, and the dominance of political interests further undermine public service performance. These findings underscore that improvements in public service quality depend not only on fiscal capacity but also on managerial effectiveness and performance-based, participatory, and outcome-oriented budgeting governance.

Referensi

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Handraini, H., Frinaldi, A., Asnil, A., & Putri, N. E. (2024). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Perimbangan terhadap Kemandirian Keuangan Pemerintahan Daerah di Kab. Pasaman Barat. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 11(2), 593–600. https://jurnal.unived.ac.id/index.php/prof

Horota, P., Riani, I. A. P., & Marbun, R. M. (2017). Peningkatan Pendapatan Asli Daerah dalam rangka Otonomi Daerah melalui potensi pajak dan retribusi daerah di Kabupaten Jayapura. Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah, 2(1), 1–33.

Indriani, R., Sukraini, J., & Defitri, S. Y. (2022). Pengaruh Pengetahuan Dewan tentang Anggaran dan Latar Belakang Politik terhadap Pengawasan Keuangan Daerah. OPTIMAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 2(3), 318–338. https://researchhub.id/index.php/optimal/article/view/520

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2024). Definisi APBD dan pengelolaan keuangan daerah. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. https://jdih.kemenkeu.go.id

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Primastuti, A. (2017). Evaluasi proses perencanaan dan penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik), 41–56.

Putri, N. A., Aldafina, S., Tsabita, B., Azzahara, V., Sulaiman, H., & Soemamidjaja, J. B. (2025). Pengaruh kebijakan efisiensi anggaran terhadap kualitas layanan pendidikan di Jakarta Pusat. Jurnal Pembangunan dan Administrasi Publik, 7(1), 11–23. https://jurnal.stialan.ac.id/index.php/jpap

Rahmawan, F. (2021). Analisis kinerja keuangan daerah berbasis efisiensi. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 10(4), 201–218.

Safitri, D. U. R. (2023). Analisis Efisiensi Pengelolaan Dana Alokasi Umum dalam Upaya Pemerataan Kemampuan Keuangan Antardaerah di Indonesia dengan Metode Data Envelopment Analysis (DEA) (Skripsi). Universitas Islam Indonesia.

Sawir, M., Aljurida, A. A., & Susilawaty, S. (2025). Evaluasi penerapan prinsip good governance dalam pengelolaan anggaran daerah. Journal of Public Policy, 1(1), 1–16.

Septiani, N. (2019). Analisis pengaruh pengeluaran pemerintah pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi dalam perspektif ekonomi Islam: Studi kasus Kabupaten Pringsewu 2010–2017 (Skripsi). Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Taufany, I. M. (2024). Paradigma baru pengelolaan keuangan daerah era desentralisasi. Jurnal Ilmu Kebijakan dan Administrasi Publik, 12(2), 45–67.

Yuliati, D. (2025). Dampak kebijakan efisiensi anggaran di BAPPEDA Provinsi NTB: Implikasi terhadap pelayanan publik. Jurnal Kompilasi Hukum, 10(1), 31–42. https://doi.org/10.29303/jkh.v10i1.206

Diterbitkan

2026-05-01

Cara Mengutip

Penganggaran Pemerintah Daerah dan Dampaknya pada Pelayanan Publik. (2026). INPAC: Innovative Public Accounting and Compliance, 2(1), 16-21. https://jurnal.bisnislombok.ac.id/index.php/akuntan/article/view/38

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.